Radarbanyumas - Berita Harian Nasional, Jawa Tengah, Banyumas, Purbalingga, Cilacap, Kebumen, Banjarnegara, Purwokerto

  • Dua Desa Rawan Longsor

    Warga Intensifkan Ronda KEBASEN – Warga Dusun Legok di Desa Kaliwedi dan Randegan, Kecamatan Kebasen, mulai was-was dengan adanya kerawanan longsor di desanya. Untuk mewaspadai hal ini, mereka mengintensifkan kegiatan ronda. Hal itu untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya longsor pada saat hujan yang mengguyur sejak beberapa hari terakhir. Kepala Dusun Legok, Wardoyo mengatakan,...

  • Baru Ditambal Sudah Berlubang

    BANYUMAS – Jalur nasional di wilayah Kabupaten Banyumas kondisinya makin parah. Baru saja ditambal, jalan sudah berlubang lagi. “Ini baru kemarin ditambal sekarang sudah berlubang lagi. Lubangnya rata, namun tetap membuat kendaraan kehilangan keseimbangan kalau terperosok,” kata Sugiyo, warga Kebasen. Menurut dia, jalur nasional sebenarnya sudah tidak layak lagi bila hanya ditambal...

  • Serayu River Voyage Mandek 8 Tahun

    PURWOKERTO – Para penambang pasir yang masih beroperasi di kawasan sekitar aliran Sungai Serayu, akan diikutkan dalam rencana pengembangan wisata unggulan di kawasan selatan Banyumas. Mereka diharapkan bisa beralih profesi untuk menghidupkan Sungai Serayu dengan perahu wisata. Hal ini untuk mengembangkan kembali objek wisata air Serayu River Voyage (SRV) yang mandek selama...

  • Bupati Ngaku Masih Dilema

    Terkait Tambang Gumelar PURWOKERTO – Bupati Banyumas Ir H Achmad Husein masih dilema dalam menyelesaikan permasalahan tambang emas yang ada di Kecamatan Gumelar. Pasalnya, perizinan tambang emas menjadi kewenangan dari pemerintah pusat. Sedangkan pemerintah kabupaten hanya bisa melakukan pengawasan. Diakui Husein, pihaknya tidak bisa memberikan izin kepada kegiatan penambangan di wilayah tersebut....

  • Ditunggu, Jalur Lingkar Sumpiuh

    SUMPIUH-Meski sudah terkoneksi antara satu jembatan ke jembatan lain namun jalur lingkar Sumpiuh belum terkoneksi dengan jalur nasional. Pasalnya di sisi barat yang menjadi pintu masuk masih berupa sawah. Karena itulah warga berharap agar jalur tersebut dapat segera terhubung. Sebab kalau sudah terhubung maka jalur tersebut dapat menjadi jalur alternatif sementara saat...

  • Sampah Semakin Menumpuk

    PURWOKERTO – Sampah di Purwokerto selama lima tahun terakhir terus meningkat. Sayangnya, pengangkutannya hanya dapat dilakukan setengah dari volume timbunan. Hal tersebut dikarenakan masih minimnya armada dan petugas. Data yang dihimpun dari Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota (DCKTRK) Kabupaten Banyumas, baru tersedia 20 armada dan 260 petugas kebersihan untuk membersihkan...

  • Tower Operator Seluler Dibongkar

    Izin Habis, Sempat Picu Polemik Warga PURWOKERTO – Sebuah tower milik salah satu operator seluler  yang berada di pemukiman warga Jatiwinangun Gang Wibisono RT 07/RW 09 ,Kelurahan Purwokerto Lor, akhirnya dibongkar. Sejumlah pekerja  mulai melepas beberapa bagian tower seperti kabel, panel besi dan lainnya sejak Rabu (21/1) siang. Tower yang sudah berdiri...

  • Area Parkir Pasar Banyumas Kumuh

    BANYUMAS-Halaman parkir Pasar Banyumas, kondisinya sngat kumuh. Banyak lumpur dan sampah yang tertinggal jika hujan turun. Sempitnya saluran pembuangan, membuat halaman parkir yang menyatu dengan jalan sering tergenang air. Bukan hanya para pengunjung pasar yang mengeluhkan kondisi tersebut, pengguna jalan dari sejumlah desa juga mengeluhkan hal yang sama. Sebab jika hujan turun,...

  • Abrasi Sungai Serayu Kian Meluas

    SOMAGEDE-Abrasi Sungai Serayu terus meluas. Derasnya arus Sungai Serayu, sering  menghantam tebing sungai yang merupakan tanah milik warga. Tebing yang terhantam arus, lama kelamaan akan terkikis dan hanyut. Kondisi itu membuat masyarakat yang berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) makin was-was. Sebab bukan tidak mungkin, tanah milik mereka juga akan hanyut ke...

  • Lima Hari Kerja Jadi Ajang Bolos

    Berdalih Tugas Luar BANYUMAS-Belum genap sebulan kebijakan lima hari kerja di Kabupaten Banyumas diterapkan, sejumlah kantor desa di Banyumas mulai sepi. Banyak perangkat desa yang “tugas luar” sehingga tidak sampai jam pulang kerja pukul 16.20. Hanya petugas pelayanan yang terlihat berada di kantor. Sementara sejumlah perangkat desa lainnya ada yang izin usai...

  • Perda Pengelolaan Makam Masih Diabaikan

    Lahan Pemakaman Makin Sempit BANYUMAS-Budaya membangun makam, dinilai menjadi salah satu penyebab cepat penuhnya lahan pemakaman. Padahal ketersediaan lahan pemakaman di tengah masyarakat memang terbatas. Perangkat Desa Pancurendang Kecamatan Ajibarang, Ripto Adi mengatakan, hingga saat ini masih ada warga yang membangun makam dengan memakan lahan pemakaman yang cukup luas. Akibatnya, proses penyempitan...

  • Jalur Longsor Minim Rambu

    KEBASEN-Tidak adanya rambu-rambu yang memadai di lokasi bahu jalan yang longso,r membuat warga khawatir. Sebab di lokasi tersebut juga merupakan tebing yang cukup dalam. Jika sampai terperosok, maka akan sangat fatal. “Padahal titik yang longsor tidak hanya di lokasi itu,  warga hanya membuat penada seadanya,”kata Juwari (55) warga Kebasen. Meski bukan jalur...

  • Harga Cabai Turun, Petani Merugi

    BANYUMAS-Harga cabai yang mulai turun, membuat petani cabai khawatir. Jika harganya, anjlok petani bisa merugi. Sebab biaya untuk merawat tanaman cabai tergolong tinggi. “Kami tertarik menanam cabai karena harganya sangat meggiurkan. Meski biaya perawatan tinggi, tetapi kalau dihitung dengan harga kemarin masih untung besar,”kata Budi Rahayu (43) salah seorang petani dari Banyumas....

  • Kematian Hewan Harus Diwaspadai

    BANYUMAS-Cuaca yang tidak menentu, juga membuat kerawanan terhadap hewan ternak. Musim penghujan membuat udara lembab. Hal itu sangat berpengaruh terhadap kesehatan hewan. Karena itu, banyak hewan ternak yang sakit. Warga di Banyumas, juga mewaspadai kematian hewan ternak. Setelah banyak unggas yang mati karena sakit, sekarang warga juga mewaspadai kambing yang mati. Sebab...

  • Banjir Masih Intai Kemranjen

    KEMRANJEN-Meski genangan sempat surut dan petani mulai turun ke sawah, namun wilayah Kemranjen masih siaga banjir. Sebab hujan yang turun beberapa hari terakhir, kembali menaikkan ketingian air di sejumlah sungai. Naiknya ketinggian air di sungai, juga membuat sawah petani sebagian kembali terendam air. Menurut warga, untuk wilayah Kemranjen hingga musim penghujan berakhir...

  • Warga Minta Gorong-Gorong Diperbaiki

    SUMPIUH-Masih banyaknya gorong-gorong yang sempit, membuat sejumlah wilayah di Sumpiuh rawan tergenang air. Apalagi jika hujan turun sangat lebat, maka gorong-gorong yang ada tidak lagi mampu mengalirkan air. Kondisi itu diperparah dengan  banyaknya sampah yang sering menyumbat, sehingga wilayah tersebut akan menjadi daerah banjir baru. Sempitnya gorong-gorong, salah satunya terdapat di Kelurahan...

  • Panahan Arus Serayu Hanyut

    Jembatan Soeharto Makin Kritis RAWALO-Hampir sepertiga kaki empat penahan arus di bawah Jembatan Soeharto di Kecamatan Rawalo, hanyut. Penahan arus buatan tersebut terbawa arus saat terjadi banjir di hilir Sungai Serayu. Padahal kaki empat tersebut belum lama ditambah. Sebab sebelumnya juga hanyut pada musim penghujan tahun lalu. Menurut sejumlah warga, dengan hanyutnya...