Kapolsek Kedungbanteng membagikan sembako saat Desa Karangnangka, dicanangkan sebagai Kampung Siaga Candi sekaligus Bunda Rumah Tangga Siaga Bencana atau Bu-RNA.
BANYUMAS – Desa Karangnangka, Kecamatan Kedungbanteng dicanangkan sebagai Kampung Siaga Candi sekaligus Bunda Rumah Tangga Siaga Bencana atau Bu-RNA.
Kasat Binmas Polresta Banyumas, Kompol Wahyono mengatakan bahwa kegiatan pencanangan Kampung Siaga Candi merupakan hasil kerjasama dari Polresta Banyumas dengan Pemkab Banyumas melalui BPBD. “Kenapa memilih Desa Karangnangka karena desa ini sudah memenuhi ketahanan pangan. Desa Karangnangka desa ke 50 dari 331 desa,” ucapnya kepada radarbanyumas.co.id, Rabu (5/8).
Wahyono menuturkan pembentukan Kampung Siaga Candi ini melalui survei. Makna nama Candi diharapkan di seluruh Jawa Tengah nantinya di bentuk Kampung Siaga. Karena masa pandemi covid 19 bukan hanya masalah kesehatan tetapi siaga di bidang yang lainnya. “Kampung Siaga yang kita bentuk merupakan progam dari Polda Jawa Tengah untuk menanggulangi akibat dari pandemi covid 19.
Diharapkan Kampung Siaga ini terbentuk dimana protokol kesehatan tetap kita laksanakan. Dan Desa Karangnangka ini protokol kesehatannya sudah bagus,” katanya.
Camat Kedungbanteng Dra Amie Witasari mengapresiasi pembentukan desa Siaga Candi dan bu-RNA ini. “Ketahanan pangan itulah yang harus kita punyai,” tuturnya.
Kapolsek Kedungbanteng AKP Sudiro mengatakan dalam kegiatan ini sebanyak 50 paket sembako dan Alat Perlindungan Diri (APD) dibagikan.
“Paket sembako ini utamanya dibagikan pada warga disabilitas. Semoga dengan bantuan ini dapat meringankan warga yang terdampak covid-19 saat ini,” pungkasnya. (ali)
Facebook
Twitter
Instagram
Google+
YouTube
LinkedIn